PASAMAN BARAT, Pionir— Memasuki musim hujan beberapa hari terakhir ini, rumah beberapa warga di Nagari Ranah Batahan kembali diterjang longsor. Menurut pengakuan warga, longsor itu diakibatkan oleh air sungai yang meluap dan mengikis tebing sungai, sehingga mengakibatkan tanah tebing amblas.
Pada Kamis, (30/07/2020) lalu setelah di laporkan kepada anggota Polsek Ranah Batahan, Kapolsek AKP Hendri, S.H beserta Kanit Intelkam Bripka Lahuddin dan Bhabinkamtibmas Nagari Batahan Bripka Sulaiman langsung mengunjungi lokasi untuk meninjau lokasi dan rumah warga yang terdampak dari longsor tersebut.
Bersama dengan Komunitas Milenial Peduli Lingkungan Pasaman Barat, Kapolsek AKP Hendri saling bergotong royong membersihkan lumpur padat, sampah plastik serta sampah dari tumpukan material longsor.
Dikatakan AKP Hendri, S.H bahwa longsor ini diakibatkan oleh luapan air dari hilir Sungai Batang Batahan yang berasal dari Sumatera Utara.
"Setelah di koordinasikan dengan pihak nagari dan warga, terjadinya pengikisan tanah tersebut disebabkan proyek irigasi yang belum kunjung selesai dituntaskan oleh petugas Dinas PUPR Sumatera Utara. Sehingga, air itu meluap dan mengikis tanah di tepi sungai. ," ujar Kapolsek.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Ranah Batahan mendorong semua pihak untuk bersama-sama membenahi dan mengantisipasi longsor, pungkasnya. (RR)
0 Comments